Demonstras Kontekstual Modul 3.1 Wawancara Kepala Sekolah dan Wakasek Kurikulum
20 April 2023, pukul 10.00 WIBWawancara kepada Bapak Kepala Sekolah, SMP Plus Al-Amanah, Supriyatna, S.Pd.
1. Bagaimana bapak mengidentifikasi kasus-kasus yang merupakan dilemma etika atau
bujukan moral?
Jawaban:
Melakukan analisis risiko
Dengan
menimbang keuntungan dan kerugian yang bisa didapat dari ,menganalisis risiko
juga membantumu mendapat kejelasan dari situasi yang membuatmu merasakan dilema
tersebut.
2. Berkaca pada ilmu yang telah
didapatkan
ketika
menghadapi dilema etika adalah berkaca pada pelatihan yang telah didapatkan
sebelumnya dapat membantumu mengetahui langkah yang perlu diambil ketika berada
dalam situasi dilematis.
3. Review panduan
menjelaskan
seputar sikap dan perilaku profesional yang diharapkan.
Memungkinkan
terdapat informasi yang bisa membantumu
dalam membuat keputusan ketika berada dalam situasi dilematis tersebut.
4. Mengacu pada peraturan yang berlaku
di sekkolah
Supaya perilaku etis dan moral para profesional di
dalamnya tetap terjunjung tinggi.
Biasanya,
seseorang yang melakukan pelanggaran terhadap aturan tersebut akan mendapat
sanksi kedisiplinan.
5. Memercayai insting sendiri
Mencoba
untuk memercayai instingmu sendiri ketika merasakan dilema etika.
Selalu
ada waktu di mana harus memercayai instingmu ketika merasa ada yang tidak benar
dalam lingkungan kerja. Melakukan hal ini dapat melindungi Sekolah dan dirimu
dari perbuatan tidak etis yang mungkin terjadi.
6. Berbicara dengan orang yang
bersangkutan
Karena,
berbicara secara langsung dengan orang yang membuatmu merasakan dilema tersebut
dapat;
·
mendapatkan sudut pandang baru
·
menanyakan pertanyaan klarifikasi
·
mendorong orang yang bersangkutan untuk
melakukan perbuatan yang lebih etis
7. Meninggalkan situasi tersebut
sepenuhnya
Cara
lain yang bisa kamu lakukan ketika menghadapi etika dilema adalah dengan
meninggalkan situasi tersebut sepenuhnya.
2. Bagaimana menjalankan pengambilan
keputusan di sekolah, terutama ada dua kasus
yang memiliki kepentingan yang sama sama benar atau sama sama mengandung
nilai kebajikan ?
Terdapat 3 unsur dasar pengambilan keputusan
sebagai pemimpin pembelajaran, yaitu berpihak pada murid, berdasarkan
nilai-nilai kebajikan universal, dan bertanggung jawab terhadap segala
konsekuensi dari keputusan yang diambil. Sesulit apapun keputusan yang harus
diambil untuk permasalahan yang sama-sama benar, maka seorang pemimpin perlu
mendasarkan keputusan berdasarkan pada ketiga unsur tersebut.
3. Langkah apa yang bisa dilakukan
selama ini ?
Mengambil atas dasar
nilai nilai kebajikan. Langkah yang
diambil dalam pengambilan dan pengujian
keputusan meliputi; (1) mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan; (2)
menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini; (3) mengumpulkan fakta-fakta
yang relevan dengan situasi ini, (4) pengujian benar atau salah; (5) pengujian
paradigma benar lawan benar; (6) melakukan prinsip resolusi; (7) investigasi
opsi trilemma; (8) buat keputusan; (9) lihat lagi keputusan dan refleksikan.
Keberhasilan dalam pengambilan keputusan perlu diasah
sehingga kita bisa memiliki keterampilan dalam pengambilan keputusan yang
bertanggung jawab berdasar nilai-nilai kebajikan.
4. Hal yang dianggap
efektif dalam pengambilan keputusan pada kasus dilema etika? Dengan Berpikir Berbasis
Rasa Peduli (Care-Based Thingking), dengan cara:
- Mengenali
bahwa ada nilai nilai yang saling bertentangan dalam situasi
ini.
- Menentukan
siapa yang terlibat dalam situasi ini.
- Kumpulkan
fakta-fakta relevan dengan situasi.
- Pengujian
Benar atau salah.
- Pengujian
Paradigma Benar lawan Benar.
- Melakukan
Perinsip Resolusi.
5. Tantangan dalam pengambilan keputusan
pada kasus dilema etika?
Individu lawan masyarakkat ( individual vs
community ), Rasa Keadilan lawan rasa kasihan ( Justice Vs Mercy ), Kebenaran
Lawan Kesetiaan ( truth vs loyalty), Jangka Pendek Lawan Jangka Panjang (Short
tearm vs Long Term)
6. Adakah memiliki jadwal tertentu dalam
menyelesaikan permasalahan, prosedur apa yang dijalankan ?
Prosedur
yang saya lakukan adalah menentukan kasus tersebut berkesuaian dengan job/unit
kerja apa, kemudian melakukan koordinasi dan menjalin komunikasi dengan
unsur-unsur yang terkait dalam unit kerja tersebut, meminta pandangan-pandangan
dari unsur yang ada, yang nantinya akan menjadi dasar dan pertimbangan
pengambilan keputusan.
7. Faktor apa yang membantu dalam
mengatasi mengambil keputusan pada dilema etika?
Hal-hal yang efektif dalam pengambilan
keputusan adalah senantiasa menjalin dan menjaga keberpihakan melalui kebersamaan
dan komunikasi dengan unsur pimpinan terutama yang dapat memperkaya referensi
kita dalam memutuskan kasus dilema etika.
8. Pelajaran apa yang dapat dipetik
dalam mengatasi mengambil keputusan dilema
etika?
Tantanganya ada pada
tataran...menyesuaikan diri terhadap keputusan yang sudah diambil yang tidak
mungkin bisa memuaskan kedua belah pihak akan tetapi, paling tidak
meminimalisir kekecewaan karena proses pengambilan keputusan sudah dan
dilakukan dengan melibatkan unsur-unsur yang relevan yang ada di sekolah.
25 April 2023, pukul 10.00
WIB
Wawancara WAKASEK KURIKULUM SMP Plus Al-Amanah,
David Arianto,
S.Pt.
1.Bagaimana bapak
mengidentifikasi kasus-kasus yang
merupakan dilemma etika atau bujukan moral?
Jawaban:
Supaya perilaku etis dan moral para profesional di
dalamnya tetap terjunjung tinggi.
Biasanya, seseorang yang melakukan pelanggaran
terhadap aturan tersebut akan mendapat sanksi kedisiplinan.
2.Bagaimana menjalankan pengambilan
keputusan di sekolah, terutama ada dua kasus
yang memiliki kepentingan yang sama sama benar atau sama sama mengandung
nilai kebajikan ?
Sebagai pemimpin
pembelajaran, yaitu berpihak pada murid, berdasarkan nilai-nilai asas bertanggung
jawab terhadap segala konsekuensi dari keputusan yang diambil
3. Langkah apa yang bisa
dilakukan selama ini ?
Keberhasilan dalam
pengambilan keputusan perlu diasah sehingga kita bisa memiliki keterampilan
dalam pengambilan keputusan yang bertanggung jawab berdasar nilai-nilai
kebajikan.
4.Hal yang dianggap efektif dalam pengambilan keputusan
pada kasus dilema etika? Menentukan siapa
yang terlibat dalam situasi ini, Kumpulkan fakta-fakta relevan dengan
situasi.
5.Tantangan dalam
pengambilan keputusan pada kasus dilema etika?
Masalah jangka pendek dan jangka lama yang
mempengaruhi terhadap keputusan
2. Adakah
memiliki jadwal tertentu dalam menyelesaikan permasalahan, prosedur apa yang
dijalankan ?
menjalin komunikasi dengan unsur-unsur
yang terkait dalam unit kerja tersebut, meminta pandangan-pandangan dari unsur
yang ada, yang nantinya akan menjadi dasar dan pertimbangan pengambilan
keputusan.
3. Faktor
apa yang membantu dalam mengatasi mengambil keputusan pada dilema etika?
Senantiasa menjalin dan menjaga
keberpihakan melalui kebersamaan dan komunikasi dengan unsur pimpinan terutama
yang dapat memperkaya referensi kita dalam memutuskan kasus dilema etika.
8.Pelajaran
apa yang dapat dipetik dalam mengatasi mengambil keputusan dilema etika?
Meminimalisir
kekecewaan karena proses pengambilan keputusan sudah dan dilakukan dengan
melibatkan unsur-unsur yang relevan yang ada di sekolah.

Komentar
Posting Komentar